Membuat Komposter P.O.C (pupuk organik cair)

Spread the love

Hallo Kawans !!

walau tetap harus ada sandaran teorinya, sesuai namanya ‘trial and error’ itu sudah tentu tidak pasti berhasil atau setidaknya tidak langsung berhasil. yang penting jangan mudah menyerah dan mau belajar dari kesalahan atau kekurangan sebelumnya

seperti beberapa waktu lalu pernah mencoba membuat pupuk organik cair sendiri dari limbah dapur yang terpaksa di ‘abort’ gegara galau lihat ‘magot’ alias bakalan lalat yg agak membludak, akhirnya di ‘bom’ sama kapur barus.. ‘trial’ pun berakhir dan terpaksa dianggap error 😀

ternyata pada sistem komposter aerob (bak kompos yang menggunakan udara) ada pendapat bahwa timbulnya magot dan larva itu normal, bahkan belakangan baru ngeh ternyata ‘magot’ nya sendiri di buru oleh sebagian pemancing sebagai salah satu alternatif umpan yang dianggap sangat ‘gacor’

tetapi kali ini berhubung fokus buat pupuk cair saja, jadi yang dipilih membuat bak komposter ‘semi’ anaerob saja.. idenya adalah membuat sistem bak tertutup / anaerob untuk mengantisipasi timbulnya magot, tetapi pada bagian dalam tetap dibuatkan pipa pembagi udara supaya tidak ada gas hasil pengomposan/fermentasi yang terjebak pada bagian dasar/bawah bak (sirkulasi udara terjadi pada saat tutup bak komposter dibuka setiap hari untuk menambah limbah dapur)

bahan dan alat, seperti biasa diupayakan menggunakan bahan semurah-murahnya alias barang bekas disekitar rumah dan dikerjakan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya 😁

bahan :

  • ember bekas cat
  • telenan kue bekas
  • pipa pvc / paralon ¾ dan 2½ inch
  • tutup paralon ¾
  • keran bekas dispenser air

alat :

  • gergaji besi
  • ragum/meja kerja
  • pisau kecil
  • lilin / uplik
  • spidol

cara dan proses membuat, serta hasilnya bisa langsung cus disini :

terima kasih sudah mampir.. salam kreatif kawans !!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.