Mengenal Heat Treatment | KawanLawas Leather

Mengenal Heat Treatment

Apr 7, 2016 by

Mengenal Heat Treatment

Hallo Kawan.. Apa Kabar??

Kali ini pingin coba mengulas sedikit tentang heat-treatment alias sepuh (istilah pandai besi tradisional), mengingat saya pribadi hanya seorang peng-hobby bukan pakar metalurgi jadi mungkin secara garis besarnya saja ya.. 😀

Secara gampangnya heat treatment bisa diartikan ‘perlakuan panas dengan standard tertentu terhadap benda metal untuk mendapatkan performa optimal’. kenapa saya memilih kata optimal? karena pada dasarnya performa yang diingankan tiap orang kadang berbeda, dan agar tidak rancu antara performa akhir dan tingkat performa. cmiiw (correct me if i’m wrong) ya kawan-kawan.. 😉

tungku arang 'multi-fungsi' :D

tungku arang ‘multi-fungsi’ 😀

pada dasarnya tujuan heat treatment adalah memperoleh hasil pisau / tools yang mempunyai : “tingkat kekerasan, keuletan & ketahanan edge yang baik sesuai peruntukan”

2 bahan berbeda yang diperlakukan standard heat treatment yang sama tentunya akan menghasilkan kualitas hasil berbeda, demikian juga sebaliknya.. 2 bahan yang sama yang mendapatkan perlakuan standard heat treatment berbeda akan menghasilkan kualitas hasil yang berbeda pula.

istilah heat treatment yang sering dijumpai diantaranya :

annealing ialah hasil heat treatment dimana kondisi metal pada keadaan ‘terlunak’. biasanya bahan metal dari pabrikan dijual pada kondisi ini, agar mudah diproses (cutting/grinding).

normalizing ialah proses mengembalikan kondisi molekul metal pada keadaan seimbang dan merata

hardening merupakan proses heat treatment untuk mendapatkan ‘kekerasan’ maksimal dari suatu bahan metal (besi/baja). pada kondisi ini sekaligus bahan metal juga pada kondisi getas (mudah patah/pecah).

quenching ialah media pendingin pada tahapan hardening, biasanya yang banyak digunakan adalah air, minyak dan olie.

tempering ialah proses akhir dari tahapan heat treatment dengan tujuan menurunkan tingkat kekerasan agar diperoleh hasil pisau / tools yang optimal, yaitu mempunyai tingkat kekerasan yang bagus sehingga mempunyai kemampuan menahan edge (ketajaman) cukup awet (tidak mudah tumpul / dull) dan mempunyai tingkat ke-liat-an / toughness yang baik sehingga tidak mudah patah / pecah.

'propane forge' sedikit berisik, minim polusi

‘propane forge’ sedikit berisik, minim polusi

pada teknik ‘sepuh’ tradisional kebanyakan tidak melalui tahapan normalizing & tempering, tetapi menggunakan teknik ‘sepuh gantung’ yaitu hardening hanya pada bagian edge saja, kemungkinan untuk menghindari ‘getas’ secara menyeluruh, sehingga kita lihat proses pencelupan / quenching (biasanya menggunakan media air) dilakukan secara berulang, dengan bagian utama yang dicelup adalah ‘edge’ saja, setelah agak redup baru dicelup keseluruhan bilah (pada golok / pisau). kemungkinan dengan proses ini hasil yang diharapkan yaitu edge yang keras tetapi walaupun agak getas (biasanya sering rompal pada edge golok kebun) tetapi bilah diharapkan tidak terlalu getas /mudah patah.

semoga bermanfaat

( dari berbagai sumber )

Related Posts

Share This

468 ad

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.